Tampilkan postingan dengan label Review Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review Software. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Agustus 2015

[ REVIEW ] AMIDuOS 2 - Emulator Android Rasa Lollipop !

AMIDuOS

[ REVIEW ] AMIDuOS 2 - Emulator Android Rasa Lollipop !

Nama Software : AMIDuOS 2
Developer : American MegaTrends
Website : http://www.amiduos.com/

AMIDuOS 2 adalah salah satu emulator android berbasis Windows. AMIDuOS 2 bisa digunakan untuk berbagai macam OS Windows mulai dari Windows 7 hingga Windows 10. AMIDuOS 2 juga cukup ringan digunakan, perpindahan antar aplikasi cukup berjalan dengan smooth. Selain itu, AMIDuOS 2 sejauh ini merupakan emulator Android yang sudah berbasis Android Lollipop 5.0.1 berbeda dengan para kompetitor seperti BlueStacks / Droid4x yang masih berbasis KitKat atau Jelly bean.

AMIDuOS 2 hadir dalam versi Berbayar, untuk menggunakannya kalian wajib membayar sebesar $15.

Persyaratan Sistem AMIDuOS 2

Untuk menggunakan AMIDuOS, pastikan kalian memiliki spesifikasi PC / Laptop sebagai berikut :
  • Prosessor : Intel dengan support Hardware Virtualization Technology 
  • Sistem Operasi : 32/64-bit of Windows 7/8/8.1
  • OpenGL : OpenGL 3.0 and above
  • RAM : 2 GB ( Direkomendasikan 3 GB ).
  • HD : 2 GB
AMIDuOS sayangnya tidak mendukung Windows XP ataupun prosessor AMD. Selain itu prosessor-prosessor lawas seperti Intel Generasi pertama yang belum support OpenGL 3.0 tidak disupport oleh AMIDuOS

Installasi AMIDuOS 2

Proses installasi AMIDuOS sangat mudah dan sangat cepat. American Megatrends juga menyediakan offline installer AMIDuOS yang bisa kalian dapatkan disini. Saat Software182 mencoba installasi AMIDuOS hanya memakan waktu kurang dari 5 menit !

Installasi AMIDuOS 2

Installasi AMIDuOS 2

Installasi AMIDuOS 2

Aplikasi Bawaan Tidak Banyak

Saat pertama kali selesai menginstall AMIDuOS 2, tidak banyak aplikasi bawaan yang terinstall. Termasuk tidak adanya aplikasi-aplikasi dari google seperti Google+, Google Play Games, Google PlayStore dan sebagainya. Tentu hal ini cukup mengganggu karena sebagiana aplikasi google tersebut dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi atau bermain game.

AMIDuOS 2

Home AMIDuOS 2

Tampilan dibawah ini adalah saat pertama kali selesai menginstall AMIDuOS 2, dimana tidak banyak aplikasi yang terinstall didalamnya.

AMIDuOS 2

AMIDuOS 2

Untungnya kalian tidak perlu khawatir, karena kalian sudah bisa mendownload aplikasi berbagis google apps yang bisa didownload langsung disini

Cara menerapkannnya pun mudah, cukup lakukan hal dibawah ini :

1. Jalankan AMIDuOS 2.
2. Klik kanan pada file .zip Google Apps yang sudah didownload dan pilih Apply To DuOS.
3. Done ! Maka kalian bisa menggunakan aplikasi-aplikasi dari google.

Dan jika sudah seleasi maka kalian bisa menggunakan aplikasi google seperti dibawah ini :

AMIDuOS 2

Sudah Android L ( Lollipop )

Nah, hal ini juga menjadi nilai plus dari AMIDuOS 2, dimana para pesaing masih menggunakan OS Android jadul, AMIDuOS 2 sudah menggunakan Android Lollipop ! tentunya akan menawarkan kinerja yang cukup baik terhadap dukungan aplikasi yang membutuhkan persyaratan OS Android yang lebih tinggi.

AMIDuOS 2

Root & Non -Root

AMIDuOS 2 memang menyediakan mode root dalam konfigurasinya. Saat Software182 membuat review ini, Software182 menggunakan AMIDuOS 2 versi 2.0.3.7527, Sayangnya saat di cek dengan root checker, AMIDuOS 2 tidak dalam posisi root walaupun mode root sudah diaktifkan. Memang hal ini cukup bermasalah karena beberapa aplikasi membutuhkan akses root untuk menjalankannya. Entah itu bug yang terdapat di versi 2.0.3.7527. 

AMIDuOS 2

Untungnya, kalian bisa melakukan root AMIDuOS 2, silakan lihat dipostingan ini.

AMIDuOS 2

AMIDuOS 2

Tapi yah tetap saja buat pengguna awam yang tidak mau repot, tidak adanya mode root dan harus melakukan proses rooting sendiri sedikit mengganggu.

Konfigurasi Mudah

Pengaturan AMIDuOS 2 juga cukup mudah. Semuanya dijalankan pada satu aplikasi bawaan bernama DuOS Configuration Tool. Didalamnya kalian bisa mengatur settingan-settingan pada AMIDuOS 2 diantaranya sharing lokasi file, camera, GPS, Mode Root, Resolusi Layar dan sebagainya.

Konfigurasi AMIDuOS 2

Contohnya adalah saat akan mengatur konfigurasi RAM di AMIDuOS 2, kalian cukup menggeser saja berapa penggunaan RAM yang ingin digunakan. 

Konfigurasi AMIDuOS 2

Pengaturan inputMapper pada AMIDuOS 2

Konfigurasi AMIDuOS 2

Pengaturan GPS AMIDuOS 2

Konfigurasi AMIDuOS 2

Dukungan Aplikasi

AMIDuOS 2 yang sudah memakai Android Lollipop seyogiyanya sudah bisa menjalankan aplikasi-aplikasi populer seperti BBM, Instagram, Facebook, dan lain sebagainya. Saat Software182 menjalankan beberapa aplikasi tersebut, hanya Instagram yang memiliki masalah. Instagram memang dapat diinstall di AMIDuOS 2, sayangnya saat dibuka hanya muncul blank screen.

Selebihnya aplikasi seperti BBM, Facebook Messager, bermain game Clash of Clans tidak menemui kendala yang berarti.

Pemakaian RAM

Pemakaian RAM pada AMIDuOS berkisar antara 200 hingga 300 MB. Buat yang memiliki RAM Pas-pasan ada baiknya tidak menggunakan AMIDuOS

Kelebihan

Kelebihan dari AMIDuOS 2 adalah ringan digunakan, tidak terlalu berat seperti emulator Android kebanyakan. Selain itu AMIDuOS 2 juga sudah dalam versi Android Lollipop yang mana menjadi nilai plus tersendiri dibanding emulator lainnya.

Kekurangan

Kekurangannya tidak support OS lama seperti Windows XP dan hardware lama. Tidak support prosessor AMD serta tidak dalam hadir versi root. Terlebih lagi AMIDuOS 2 tidak ada versi gratisnya. Pengguna yang ingin mencoba AMIDuOS 2 diharuskan membayar sebesar $ 15.

Kesimpulan

AMIDuOS 2 merupakan salah satu emulator teringan yang pernah saya coba. Tentu hasil ini akan berbeda setiap orang yang memiliki spesifikasi hardware berbeda-beda. Terlepas dari tidak adanya versi Gratis AMIDuOS 2 dan sudah support Android L, rasanya buat pengguna emulator Android, AMIDuOS 2 ini patut dicoba !


Jumat, 26 Juni 2015

[ REVIEW ] BlueStacks Game Manager, Pengganti BlueStacks App Player ?

[ REVIEW ] BlueStacks Game Manager, Pengganti BlueStacks App Player ?

Nama Software : BlueStacks Game Manager / BlueStacks Multi-Tab App Player
Developer : BlueStacks
Lisensi : Freeware (
Homepage : http://www.bluestacks.com/

BlueStacks Game Manager adalah emulator Android dari BlueStacks.com. BlueStacks Game Manager juga dikenal sebagai BlueStacks Multi-Tab App Player. Kenapa dikatakan "Multi-tab" ? karena pada versi BlueStacks Game Manager kalian akan menemukan tab-tab layaknya sebuah browser. Tab ini sangat berguna dalam hal multitasking.

Seperti yang kita tahu, di versi BlueStacks App Player yang biasa ( tanpa tab dan non-root ) dalam pemindahan aplikasi satu ke lainnya cukup merepotkan. Oleh karena itulah BlueStacks meluncurkan varian baru dari BlueStacks App Player yakni BlueStacks Game Manager dengan fitur andalannya Multi-Tab. Selain Multi-Tab, terdapat juga keymapping di BlueStacks

Installasi

BlueStacks Game Manager memiliki persyaratan sistem yang sama dengan BlueStacks versi biasa. Jika kalian belum tahu persyaratan sistem BlueStacks App Player, silakan kalian lihat disini.

Dalam Review kali ini saya akan memulai dari proses installasi BlueStacks Game Manager. BlueStacks Game Manager menggunakan Online Installer, sama seperti BlueStacks App Player biasa. Hal ini tentu saja mengesalkan karena banyak pengguna yang ingin menggunakan BlueStacks sering bermasalah dengan online installer dari BlueStacks. Terlebih mereka yang mereka yang mempunyai koneksi pas-pasan.

Gambar dibawah ini adalah screenshot yang saya ambil dari PC saya sendiri saat menginstall BlueStacks Game Manager. Installasi dalam review kali ini menggunakan Installer Online. Perhatikan, saat kalian ingin mencoba BlueStacks Game Manager, pastikan kalian sudah menghapus versi BlueStacks apa pun yang ada di PC kalian agar tidak terjadi error saat installasi !


Buat kalian yang ingin mencoba BlueStacks Game Manager, Software182 sudah menyediakan Offline Installer yang bisa diinstall tanpa menggunakan koneksi internet. Silakan download disini.

Nah, karena saya menggunakan Online Installer, tentunya saya harus mendownload data dari BlueStacks.com terlebih dahulu. Data yang didownload sekitar 250 MB. Proses download tergantung kecepatan internet kalian, semakin cepat koneksi internet, semakin cepat pula proses downloadnya.

Klik Next

BlueStacks Game Manager,

Next Lagi

BlueStacks Game Manager,

Next Lagi

BlueStacks Game Manager,

Nah, tunggu hingga proses download selesai

BlueStacks Game Manager,

Masih Menunggu..

BlueStacks Game Manager,

Sedikit lagi...

BlueStacks Game Manager,

Oke ! setelah proses download selesai, BlueStacks Game Manager akan membuka aplikasinya sendiri. Tampilan pertamanya adalah seperti dibawah ini. Kalian tunggu saja hingga proses selesai. gak lama kok !

BlueStacks Game Manager,


Jika sudah selesai terinstall, inilah dia tampilan default BlueStacks Game Manager. Sedikit berbeda dengan BlueStacks App Player biasa bukan ? Lihat saja ada tab "Home".

BlueStacks Game Manager,

Aplikasi & Root

Sama seperti versi BlueStacks App Player biasa, BlueStacks Game Manager masih dalam status UNROOT alias belum di root. Untuk menggunakan hak akses root, tentunya kalian harus root dahulu BlueStacks Game Manager menggunakan BlueStacks Easy. Contohnya adalah dibawah ini saat saya sudah me-root BlueStacks Game Manager dengan BlueStacks Easy.

Root BlueStacks Game Manager

Berbeda dengan versi BlueStacks App Player yang sudah di root dengan BlueStacks Easy, biasanya akan mengalami masalah saat installasi aplikasi sosial media seperti Instagram ataupun Facebook. Saya sudah coba menggunakan Instagram versi terbaru di BlueStacks Game Manager dalam keadaan sudah di Root, hasilnya ? tengok saja dibawah, bisa digunakan tanpa masalah.

Instagram di BlueStacks Game Manager

Menjalankan twitter pun lebih mudah dengan BlueStacks Game Manager.

Tweeting di BlueStacks Game Manager

Fungsi Tab dalam BlueStacks Game Manager cukup bermanfaat, contohnya apabila kalian ingin berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya, cukup dengan berpindah tab saja, seperti saat browsing di Internet dengan Browser !

Bermain COC di BlueStacks Game Manager

Sayangnya Tab dalam BlueStacks Game Manager belumlah sempurna, contohnya saat saya menjalankan Instagram, Facebook serta COC secara bersamaan. Terkadang aplikasi yang sedang di buka bisa tutup dengan sendirinya, terlebih lagi saat menjalankan game berat, Game tersebut berjalan lambat / lag dan juga bisa menutup aplikasi lainnya. Ada juga perpindahan antar tab berlangsung lambat dan kurang responsif. 

Selain itu, terkadang akan muncul pop-up Window yang menampilkan informasi untuk menginstall aplikasi sampah di BlueStacks atau disuruh membayar $2 / Bulan. Memang hal ini bisa diatas dengan BlueStacks Tweaker, namun tetap saja sangat menganggu sekali.

Pemakaian RAM

Namanya juga Emulator, pasti membutuhkan resource tambahan saat menjalankannya. Saat pertama kali BlueStacks Game Manager dijalankan, akan ada beberapa proses yang terbuka. Yang menjadi fokus saya disini adalah proses GameManager.exe dan juga HD-FrontEnd.exe yang akan terbuka saat menjalankan BlueStacks Game Manager.

RAM BlueStacks Game Manager

BlueStacks Game Manager hanya memakan sekitar 200 MB RAM saat belum menjalankan aplikasi apa-apa. Bandingkan saat saya mulai membuka Instagram, Facebook dan COC, Pemakaian RAM BlueStacks Game Manager melonjak tajam hingga ingin mencapai 400 MB !

RAM BlueStacks Game Manager

Tentu saja dengan pemakain RAM yang cukup besar sangat tidak disarankan buat kalian yang hanya punya RAM 1 GB atau 2 GB. 

Fitur

BlueStacks Game Manager sudah mendukung fungsi Controller serta Keymapping. BlueStacks Game Manager juga sudah memiliki aplikasi Google Play Store secara built-in. Jadi untuk mencari aplikasi sudah gampang.

Selebihnya sama dengan fitur yang dimiliki BlueStacks App Player biasa seperti bisa install .APK secara langsung, bisa import file, menggunakan webcam, dan sebagainya.

Khusus untuk troubleshooting, kalian bisa lihat disini.

Kelebihan

BlueStacks Game Manager memiliki tampilan yang cukup menarik dibandingkan BlueStacks App Player biasa. Versi Rootnya pun bisa menginstall Instagram dan Facebook tanpa masalah.

Kekurangan

BlueStacks Game Manager yang cukup banyak kekurangan dibandingkan dengan BlueStacks App Player. Selain belum terinstall secara root, BlueStacks Game Manager juga tidak dilengkapi Offline Installer. Perpindahan antar tab yang terlalu lambat dan kadang error, serta masih adanya pop-up yang mengharuskan pengguna menginstall aplikasi bawaan BlueStacks. Selain itu pemakaian RAM BlueStacks Game Manager tergolong tinggi dibandingkan BlueStacks App Player.

Kesimpulan

Buat kalian yang punya RAM pas-pasan, GPU yang standar, sangat disarankan untuk tidak menggunakan BlueStacks Game Manager. Namun apabila kalian memiliki spesifikasi PC yang cukup tinggi bisa mencoba BlueStacks Game Manager sebagai pengganti BlueStacks App Player. Mau mencoba ?


Minggu, 12 April 2015

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8 - Antivirus Ringan & Ampuh !

ESET Smart Security

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8 

Nama Software : ESET Smart Security
Developer : ESET
Lisensi : Shareware

ESET Smart Security adalah sebuah antivirus dan internet security yang bertugas melindungi berbagai macam serangan dunia maya seperti virus, worms, malware, trojan, dan lain sebagainya. ESET Smart Security juga dilengkapi berbagai macam fitur diantaranya Anti-Spam, Parental Control, ESET Firewall dan lain sebagainya.

Installasi

ESET Smart Security memiliki installer yang cukup kecil dibandingkan antivirus lainnya. Installer milik ESET Smart Security hanya berukuran 80 MB. Proses installasi juga sangat mudah dan cepat.

ESET Smart Secutiy secara default sudah menawarkan fitur untuk menghapus PUP yang biasanya mengandung malware. Saya sendiri menyarankan untuk memilih Enable Detection of potentially unwanted applications saat proses installasi.

ESET Smart Security menyediakan installer dalam berbagai bahasa, sayangnya belum ada ESET Smart Security Bahasa Indonesia.

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

Lisensi

Sama seperti Antivirus berbayar lainnya, ESET Smart Security menyediakan trial selama 30 hari untuk masa percobaan. Kalian bisa mengaktivasi lisensi trial selama 30 hari dengan cara memasukkan Email Valid dan juga koneksi Internet. Selama masa trial, kalian akan mendapatkan versi Full dari ESET Smart Security.

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

Untuk lisensi secara full kalian bisa membeli ESET Smart Security 8 seharga 300.000 selama satu tahun dan untuk satu PC. Lumayan mahal juga untuk sebagian orang Indonesia. Nilai lebih lainnya adalah ESET sudah memiliki reseller dan toko resmi untuk regional Indonesia yang bisa kalian akses di tokoeset.com atau eset.antivirus-indonesia.com.

Tampilan ESET Smart Security 8

Saat produk keamanan lainnya mengubah tampilan user-interface miliknya, ESET Smart Security 8 adalah salah satu antivirus yang tidak terlalu banyak mengubah tampilannya dibandingkan vers ESET Smart Security 7. 

Tampilannya pun cukup bersih dan mudah di konfigurasikan bahkan untuk pengguna pemula sekalipun.


Salah satunya adalah dibawah ini, kalian bisa menyeting konfigurasi pada ESET Smart Security kalian. Tinggal dipilih saja mana fitur yang ingin dimatik ( disable ) dan yang man yang ingin dinyalakan ( enable ).

Untuk mengakses fitur lanjutan, kalian tinggal buka Show Advanced Setup.

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

Bukan cuma itu, ESET Smart Security juga memiliki tools bawaan yang bisa kalian lihat dibawah ini. Berikut beberapa penjelasannya.

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

- Log Files : Dengan ini kalian bisa melihat kejadian apa saja yang terjadi di ESET Smart Security, termasuk proses scanning, update database virus, kejadi di firewall dan sebagainya.

- Protection Statistics : Hampir sama seperti Log Files, memperlihatkan informasi tentang kejadian yang ada di PC.

- Quarantine : Bisa dibilang tempat ini adalah "penjara" bagi virus, jadi virus yang sudah di quarantine tidak bisa menyebar lebih jauh.

Selain 3 tools diatas, ada lagi tools seperti Watch Activity, ESET Social Media Scanner dan sebagainya.

Update Antivirus Database

Tidak seperti antivirus lainnya yang saat mengupdate database virus memakan banyak kuota, ESET Smart Security hanya memakan beberapa KB saja, namun saat update database virus pertama kali, biasanya memakan ukuran kurang lebih 40 sampai 50 MB saja. 

Sayangnya ESET tidak menyediakan updatei Offline untuk antivirus miliknya, kurang cocok juga bagi mereka yang jarang memiliki koneksi internet.

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

Setelah update awal, hanya memakan beberapa KB saja.

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

Scanning 

Proses Scanning adalah salah satu inti dari Antivirus. ESET Smart Security menyediakan 4 buah fitur Scan yakni :

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

1. Smart Scan : Fitur ini hanya melakukan proses scan di local disk komputer.

2. Custom Scan : Fitur ini memungkinkan kalian untuk melakukan proses scanning diseluruh media, termasuk di partisi berbeda dan juga perangkat USB hingga scanning RAM.

3. Removable Media Scan : Fitur ini hanya melakukan scanning pada perangkat eksternal yang ada dikomputer, termasuk scan hardisk eksternal, flashdisk, CD, DVD dan sebagainya.

4. Repeat Last Scan : Melakukan proses ulang dari scanning terakhir yang dijalankan

Proses scanning awal ESET Smart Security

Custom Scan ESET Smart Security

Saat melakukan scanning, ESET hanya memakan sedikit memori sekitar 100 MB. Cukup ringan untuk kalangan Antivirus. Nilai plus lainnya adalah, ESET berjalan secara backrground dan tidak mudah untuk dimatikan.

Dilengkapi Fitur Anti Maling

Anti-Theft adalah salah satu fitur yang lumayan menarik dari ESET Smart Security. Dengan fitur Anti-Theft, kalian dapat mengetahui lokasi perangkat kalian yang hilang tentunya jika kalian mengaktifkan fitur Anti-Theft ini.

Anti-Theft cukup berguna untuk pengguna yang menginstall ESET Smart Security didalam Laptop / Netbook miliknya. Untuk mengaktifkan fitur Anti Theft, kalian hanya perlu membuat akun di ESET dan semua itu bisa kalian lakukan langsung melalui ESET Smart Security.

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8

Antivirus & AntiSpyware yang Tangguh

Namanya juga antivirus, pasti digunakan untuk memblok virus. Jangan khawatir, ESET Smart Security memiliki hasil test yang cukup oke dan hal ini sudah dibuktikan oleh AV-Test serta AV-Comparatives.

Contohnya adalah dibawah ini saat saya mencoba untuk mendownload file yang berisi virus dari Internet. Dengan Sigap ESET Smart Security langsung menghapus virus tersebut tanpa ampun ! Kalian juga bisa melihat kejadiannya melalui Log Files ESET Smart Security.



Dilengkapi dengan teknologi Anti-Phising, ESET Smart Security mampu mendeteksi situs-situs yang mencurigakan tanpa harus menginstall add-on kedalam browser. ESET Smart Security dengan cepat akan memblok situs tersebut sebelum situs tersebut muncul ke pengguna.

[ REVIEW ] ESET Smart Security 8


Sayangnya dibeberapa kasus ESET Smart Security gagal untuk menghapus malware. Saya sendiri pernah terkena malware yang menyebabkan PC mengalami CPU Usage hingga 100% dan setelah proses scanning masih gagal dihapus oleh ESET Smart Security. Overall, semua oke kok.

Cocok Untuk Semua Versi Windows

ESET Smart Security cocok digunakan untuk sistem operasi Windows dari Windows XP hingga Windows 8/8.1. Tentunya ada juga versi ESET untuk linux dan Mac OS X.

Kelebihan

Saya menangkap beberapa kelebihan dari ESET Smart Security yakni mudah digunakan dan dioperasikan, memiliki proteksi terhadap virus dan spyware yang sudah teruji. Memiliki fitur yang lumayan lengkap termasuk antispyware, anti-phising, anti-spam, anti-theft dan built-in firewall.

Kekurangan

Dalam beberapa kasus gagal untuk menghapus malware, selain itu tidak ada versi Bahasa Indonesia untuk ESET Smart Security dan juga harganya yang cukup mahal buat sebagian pengguna dari Indonesia. ESET Smart Security juga tidak menyediakan update virus offline, jadi kurang begitu cocok bagi mereka yang punya ESET Smart Security namun tidak memiliki koneksi internet yang terus-menerus.

Kesimpulan

ESET Smart Security 8 memang membawa berbagai macam perubahan dibandingkan versi sebelumnya, ESET Smart Security 8 juga lebih kuat dan ringan digunakan. Saya rasa ESET Smart Security 8 cocok untuk dicoba di laptop kalian.